Ini Syarat dan Mekanisme Penyaluran Pupuk Bersubsidi

  • Whatsapp
Pupuk bersubsidi
Pupuk bersubsidi

Pesawaran (SNC) : Dinas pertanian Kabupaten Pesawaran memberikan gambaran syarat dan mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi.

Penjelasan ini dipaparkan oleh dinas pertanian dalam laman sebuah website resmi milik dinas pertanian setempat.

Bacaan Lainnya

Dinas pertanian merincikan, bahwa untuk memperoleh pupuk bersubsidi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh petani, dimana syarat dan mekanisme tersebut yaitu petani harus terdaftar dalam kelompok tani, kemudian menyusun e-RDKK untuk menentukan kebutuhan pupuk disuatu daerah.

e-RDKK sendiri diketahui adalah Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok yang merupakan rencana kebutuhan Pupuk Bersubsidi untuk satu tahun, yang disusun berdasarkan musyawarah anggota kelompok tani sekaligus merupakan alat pesanan pupuk bersubsidi kepada gabungan kelompok tani, atau penyalur sarana produksi pertanian yang kemudian ditetapkan secara manual dan/atau melalui sistem elektronik (e-RDKK).

Lalu bagiamana dengan kondisi Pupuk Bersubsidi di Pesawaran, ? Terhadap penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Pesawaran tahun 2021, Dinas Pertanian setempat mengaku melaksanakannya berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran Nomor : 521/008/IV.05/PSP/2021 Tanggal 5 Januari 2021 Tentang Alokasi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Kabupaten Pesawaran Tahun 2021

Kemudian mengacu pada Surat Keputusan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Lampung Nomor : 821.1 / 001/ V.21.2/2021 Tanggal 04 Januari 2021 Tentang Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian Propinsi Lampung Tahun 2021.

Menurut mereka ditengah pandemi saat ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Pertanian telah merealisasikan penyaluran pupuk bersubsidi di 11 kecamatan per 31 Januari 2021 melampaui target yang telah ditentukan.

Adapaun jenis pupuk yang dialokasikan itu yaitu Pupuk UREA, SP-36, Pupuk ZA, Pupuk NPK dan Pupuk Organik.

Realisasi Pupuk UREA dari target 1.302 ton sudah terealisasi sebanyak 2.709 ton, Jenis pupuk NPK sudah terealisasi sebanyak 1.143 ton dari target yang telah ditentukan 1.048 ton.

Sementara alokasi pupuk jenis SP- 36 ,ZA dan Pupuk organic belum terealisasi secara keseluruhan dikarenakan permintaan petani akan pupuk tersebut dinilai masih minim.

Dinas pertanian juga memaparkan bahwa keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi ini tidak lepas dari peran serta masyarakat, distributor pupuk dan kios yang merupakan kunci keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi agar bisa sampai ke tangan petani. (*/Red)

Dibaca : 302 Kali

Pos terkait