Majelis Hakim Sidang Lapangan Sengketa Tanah Ringgung

  • Whatsapp

Majelis Hakim Sidang Lapangan Sengketa Tanah Ringgung

Pesawaran (SNC) : Sengketa kepemilikan kawasan Pantai Sari Ringgung Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran hingga kini terus bergulir.

Bacaan Lainnya

Terbaru, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Gedongtataan Pesawaran mengadakan sidang lapangan di lokasi yang menjadi obyek sengketa dalam perkara perdata antara pihak Samsurizal sebagai penggugat dan pihak Anton sebagai tergugat, Senin (11/1/2020).

Juru bicara pengacara pihak PT Sari Ringgung, Ahmad Krisdevi menjelaskan sidang lapangan itu dalam rangka memeriksa keterangan yang sebelumnya diberikan kedua belah pihak pada persidangan.

“Prinsipnya hanya meninjau lokasi obyek sengketa yang sebelumnya sudah melewati serangkaian agenda persidangan di PN Gedongtataan,” jelas Krisdevi pasca sidang lapangan berlangsung.

Lebih lanjut, pihaknya tetap meyakini bahwa kepemilikan lahan tersebut bisa dibuktikan atas hak sertifikat kepemilikan atas tanah kawasan pantai tersebut.

baca Juga : Polda Lampung Dalami Peristiwa Tanah Ringgung dan Kesaksian Kades 1989

“Seperti keterangan kami dalam sidang sebelumnya, kami meyakini hak milik atas tanah di kawasan itu memang kita kantongi, dan kami sudah hibahkan jalan akses masuk untuk kepentingan umum,” tambahnya.

Terpisah, kuasa hukum tergugat, Prabu Bungaran mengatakan pihaknya tidak merasa pernah menutup akses pintu masuk kawasan pantai.

“Lahan seluas 20 Hektare memang kami miliki dibuktikan dengan sertifikat hak milik (SHM) yang kami kantongi. Sementara untuk penutupan akses masuk sepanjang sekitar 700 Meter itu masih tercatat sertifikat hak milik atas tanah, jadi gak ada tuh penutupan sepihak,” kata Prabu.

Dari keterangan kuasa hukum kedua belah pihak, sama-sama bersikeras mengantongi alas hak atas tanah berupa sertifikat hak milik. Meski demikian keduanya bersepakat menyerahkan perkara perdata tersebut kepada penegak hukum dan pengadilan negeri setempat.

Baca Juga : Sengketa Tanah Ringgung, Sebut Surat Segel tahun 1962 Hingga Sertifikat 1981

Diketahui sebelumnya, sidang sengketa tersebut sudah digelar sebanyak lima kali. Selanjutnya PN Gedongtataan menjadwalkan sidang lanjutan pada 27 Januri 2021 dengan agenda keterangan saksi dari penggugat.(*/Nurul)

Dibaca : 450 Kali

Pos terkait