Penyelundupan 301 Kg Ganja Digagalkan BNNP, Satu Tersangka Warga Bandarlampung

  • Whatsapp
Kepala BNNP Banten Kombes Pol Hendri Marpaung menunjukan barang bukti 301 kilogram ganja di Kantor BNNP Banten di Serang, Rabu. Foto: Mulyana/Antara
Kepala BNNP Banten Kombes Pol Hendri Marpaung menunjukan barang bukti 301 kilogram ganja di Kantor BNNP Banten di Serang, Rabu. Foto: Mulyana/Antara

Penyelundupan 301 Kg Ganja Digagalkan BNNP, Satu Tersangka Warga Bandarlampung

Nasional (SNC) : Penyelundupan 301 Kg ganja berhasil digagalkan oleh BNNP Banten. Seorang tersangka AS (32) warga Bandarlampung diamankan dalam peristiwa itu.

Bacaan Lainnya

Kepala BNNP Banten Kombes Pol Hendri Marpaung di Serang, Rabu (30/9) mengatakan, saat penangkapan 301 kilogram ganja itu disembunyikan dalam truk

Penyelundupan itu digagalkan saat melintas di Jalan Raya Merak – Serdang, Kampung Margasari, Kecamatan Pulo Ampel, Kabupaten Serang, digagalkan BNNP Banten.

“Pada hari Kamis 24 September, sekitar pukul 18.30 WIB, kami berhasil mengamankan tersangka AS (32) yang membawa ganja sebanyak 301 kilogram dalam kendaraan truk double gardan dari Bandar Lampung,” katanya

Ia menjelaskan, penangkapan tersangka AS berawal setelah petugas di lapangan mendapat informasi dari masyarakat akan adanya pengiriman ganja asal Aceh menuju Tangerang Banten, melalui pelabuhan Bojonegara Serang.
“Tim BNNP Banten mendapat informasi pada hari Senin yang lalu. Kemudian kami langsung melakukan penyelidikan untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka,” katanya.

Ia mengungkapkan, upaya penyelundupan ganja itu merupakan jaringan dari pengedaran sebelumnya sebanyak 210 kilogram yang dibawa ke wilayah Bogor pada Desember 2019.

“Ini merupakan jaringan sebelumnya yang berhasil kami gagalkan bersama Polda Banten pada Desember 2019 yang lalu,” katanya.

Kemudian, lanjut Hendri saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman untuk pengembangan jaringan dari tersangka.

“Selanjutnya petugas dari BNNP Banten membawa tersangka dan barang bukti ganja ke kantor BNN Banten untuk proses selanjutnya,” kata dia.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, antara lain adalah satu unit kendaraan truk Nissan berwarna merah dengan No Pol. B 9735 DU, satu kartu ATM, satu Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan dua handphone beserta SIM card-nya.

“Atas perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 111ayat (2) JO Pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Hendri. (antara/jpnn)

Dibaca : 246 Kali

Pos terkait