Logika Jabatan Hanya Tiga Tahun, Pilih yang Baru atau Lanjutkan

  • Whatsapp

Logika Jabatan Hanya Tiga Tahun, Pilih yang Baru atau Lanjutkan

Pesawaran (SNC) : Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2024 hanya tiga tahun, yaitu dimulai tahun 2021 sampai dengan tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Calon bupati petahana Dendi Ramadhona memaparkan selama waktu yang singkat tersebut kepala daerah terpilih harus dapat menjalankan roda pemerintahan yang efektif.

” kalau baru, Satu Tahun pertama adaptasi mengetahui pokok persoalan (144 desa), di tahun ke dua bekerja (merancang program), tahun ke tiga Pilkada (tahun 2024). Artinya efektif kerja hanya satu tahun. kalau saya ( incumbent) tinggal melanjutkan, karena permasalahan sudah saya ketahui 144 desa sudah saya jelajahi satu per satu,” kata Dendi dalam Konsolidasi bersama kader 9 parpol di Desa Lempasing, Teluk Pandan, Selasa (6/10/2020)

Artinya lanjut Dendi butuh waktu bagi seorang kepala daerah mengetahui pokok permasalahan di tiap tiap wilayah ditengah persoalan Pesawaran yang kompleks, disamping masa kepemimpinan kedepan tergolong singkat.

Dendi melanjutkan, bahwa niatan dirinya kembali mencalonkan diri menjadi bupati salah satunya karena pertimbangan itu.

Disamping ia tak perlu lagi menjeda waktu selama satu tahun hanya untuk memahami persoalan daerah, karena sudah ia lakukan pada tahun 2016.

Ia pun tinggal menuntaskan program yang sudah berjalan disisa waktu 2021 sampai 2024.

“Hanya tiga tahun periode ini, saya hanya ingin menyelesaikan pekerjaan saya. ingin mengabdikan diri, saya ingin dikenang bahwa apa yang saya kerjakan bisa berdampak kemajuan daerah, memang belum semua bisa saya wujudkan, tapi Insyaallah kita tuntaskan tiga tahun kedepan,” terangnya

“Untuk di Teluk Pandan seluruh desa, saya juga sudah memahami permasalahan masing masing desa berbeda-beda. Jengkal demi jengkal di Teluk Pandan insyaallah saya tau, tinggal upaya agar dapat dituntaskan,” imbuhnya.

Salah satu permasalahan di daerah Peisisir Pesawaran yang ia lihat yaitu ketiadaan Rumah Sakit. Persoalan inipun menurutnya bahkan telah ia rancang dan mulai dilaksanakan pada tahun 2021

“Berobat digratiskan, bukan untuk saya, buat masyarakat. Tahun depan insyaallah dibangun. tahun ini belum bisa karena anggaran dialihkan untuk penanganan Corona,” jelasnya.

Selain itu, tentang pariwisata, juga telah dilakukan pengembangan,

kedepan lanjutnya tinggal mengajak study kelompok sadar wisata berkunjung ke wisata Banyuwangi saja, untuk meningkatkan kreativitas dan menerapkan di tempat masing-masing.

“Agar nanti pendapatan kapita masyarakat juga nambah. bangun tempat-tempat yang mendukung seperti tempat sentra suvenir, kuliner dan belanja oleh-oleh khas wisata pesawaran,” ujar Dendi.

Dalam kesempatan itu iapun mengajak 9 partai koalisi dan semua pihak memikirkan nasib Pesawaran kedepan .

Ia juga menyinggung soal diusung 9 Parpol, bahwa melalui pertimbangan dan penilaian partai lah dirinya dianggap layak memimpin Pesawaran.

“Bukan mau saya diusung partai, tapi itu hasil tropong partai. Jadi tidak bisa Dendi minta -minta partai, partai melihat meneropong siapa yang dianggap layak, dan memilih,” tandasnya.

“Saya hanya ingin menyelesaikan pekerjaan dan tanggungjawab. ingin mengabdikan diri, saya ingin dikenang bahwa apa yang saya kerjakan bisa berdampak kemajuan daerah, memang belum semua bisa saya wujudkan, tapi Insyaallah kita tuntaskan tiga tahun kedepan,” tuntasnya. (Red)

Dibaca : 649 Kali

Pos terkait