Modal Pekarangan Rumah, Sutrisno Sukses Miliki Kebun Vanili

  • Whatsapp

Pesawaran (SNC) : Kebun Vanili milik Sutrisno (50), warga Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, bisa menjadi inspirasi bagi warga terutama yang tidak memiliki lahan yang luas.

Betapa tidak hanya dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah, pria ini sukses menciptakan kebun dan menghasilkan uang yang cukup menjanjikan.

Bacaan Lainnya

Lahan pekarangan rumah yang semula tidak bermanfaat, berhasil ia sulap menjadi ladang usaha. Kisah Sutrisno ini dapat menjadi edukasi semua pihak, untuk jeli melihat segala peluang meski dengan keterbatasan.

Sutrisno menceritakan, awal ia memulai menanam vanili karena sulitnya mencari pekerjaan saat ini.

“Awalnya saya berfikir cari kerja jaman sekarang susah, dan saya kepikiran kenapa tidak menggunakan lahan pekarangan rumah untuk usaha. Dan itu jelas didepan mata bisa menjadi peluang apabila dimanfaatkan secara tepat,” kata Sutrisno, Rabu (2/9/2020).

Ia menjelaskan, untuk memulai usaha tersebut dirinya terlebih dahulu membuat pot yang nantinya digunakan menanam bibit vanili.

Pot yang ia gunakan pun jauh dari kesan mahal, cukup menggunakan bahan-bahan bekas sekitar rumah ia tinggal sudah dapat membuat vanili tersebut tumbuh subur.

“Cukup menggunakan media pot saja, dan juga keseluruhan pot yang saya gunakan disini dibuat dari genteng bekas yang dibentuk memanjang jadi kita gunakan barang yang memang tidak digunakan juga,” jelasnya.

Meski demikian menurut Sutrisno, menggeluti usaha dibidang pertanian memang butuh kesabaran, namun setelah waktunya tiba akan ada hasil yang pastinya menggiurkan.

Ia sendiri perlu kesabaran selama dua tahun merawat Vanili dipekarangan dirinya, mulai dari proses penanaman sampai dengan masa panen tiba .

“Hasil dari satu batang pohon Vanili sekali panen berkisar 1 hingga 2 kilogram, dan harga jual perkilonya juga cukup menggiurkan, paling rendah Rp 150 ribu dan paling tinggi Rp 500 ribu. Itu juga ketika dijual dalam keadaan masih basah,” terangnya.

Sementara itu melihat hasil kebun vanili tersebut beberapa tetangga saat ini mulai mengikuti jejak Sutrisno, yaitu memanfaatkan lahan tidur sekitar rumah untuk ditanami tumbuhan vanili.

“Beberapa tetangga sudah ikut untuk memanfaatkan lahan pekarangan rumahnya untuk penanaman Vanili, sebab mereka berfikir juga bisa menambah perekonomian,”ujarnya

Sutrisno berharap upaya tersebut mendapat support dan binaan dari dinas terkait, jika perlu menciptakan Kelompok-kelompok kecil ditengah masyarakat agar dapat maju dan berkembang.

“Harapan saya kedepannya bisa mendapatkan suport dan binaan dari dinas terkait agar kegiatan ini bisa menciptakan kelompok – kelompok yang lain agar bisa lebih maju dan berkembang,” tambahnya. (Red)

Dibaca : 677 Kali
banner 300x250

Pos terkait