Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Kunjungi Pesawaran, Jawab Keluhan RT Hingga Isu DD Dihapus

  • Whatsapp

Menteri Desa PDT dan Transmigrasi Kunjungi Pesawaran, Jawab Keluhan RT Hingga Isu DD Dihapus

Pesawaran (SNC) : Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia, Abdul Hakim Iskandar melakukan kunjungan ke daerah Kabupaten Pesawaran, Lampung, Sabtu (12/9/2020).

Bacaan Lainnya

Menteri datang ke Pesawaran, tepatnya di desa Negeri Ulangan Jaya, Kecamatan Negeri Katon. Ia didampingi Anggota DPD RI Dapil Lampung (Jihan Nurlela), Wakil Gubernur Lampung (Chusnunia Chalim), dan disambut Bupati, Dendi Ramadhona.

Pada kunjungan tersebut, menteri membahas prihal harapan para RT soal insentif. Ia juga menjawab soal kabar beredar tentang penghapusan Dana Desa (DD ) di tahun 2021.

Abdul Hakim Iskandar menyampaikan bahwa soal insentif RT yang meminta dinaikan, ia akan melakukan pembahasan dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) serta Menteri Keuangan (Menkeu) soal keluhan para RT.

Dia meyakinkan keluhan itu akan jadikan laporan yang akan diskusikan bersama dengan Mendagri dan juga Menkeu setelah kembali ke Jakarta

“Iya tadi disampaikan oleh pak Bupati (Dendi Ramadhona), adanya kenaikan insentif aparatur desa mulai dari kepala dusun/RW, membuat ketua RT yang ada di Pesawaran menyampaikan keluhan terhadap dirinya, karena insentif mereka tidak kunjung naik,” jelasnya

“Ini salah satu alasan saya melakukan kunjungan ke daerah, untuk mengetahui segala keluhan yang ada,” katanya.

Sementara soal kabar Dana Desa (DD) akan dihapus pada tahun 2021 yang sudah beredar luas, Abdul Hakim Iskandar juga menjelaskan bahwa itu hanya isu.

“Saya menjawab bahwasanya informasi tersebut tidak benar, dan pada tahun mendatang DD akan tetap ada,” ungkapnya.

Kegunaan DD adalah membiayai pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditunjukkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Saat ini, saya sedang berupaya agar BLT DD yang saat ini dibagikan kepada masyarakat menggunakan anggaran DD, agar dapat dianggarkan oleh Kemensos, agar pembangunan yang ada di desa tetap berjalan,” ujar Abdul Hakim Iskandar (red)

Dibaca : 767 Kali

Pos terkait