Ditengah Pandemi, SMA II Pringsewu Tetap Tarik SPP

  • Whatsapp
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMA II Pringsewu, Syaharuddin
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan SMA II Pringsewu, Syaharuddin

Ditengah Pandemi, SMA II Pringsewu Tetap Tarik SPP

Pringsewu (SNC) : Meskipun sudah ada edaran Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, tentang larangan menarik iuran SPP kepada siswa, juga imbauan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi tidak memungut SPP ditengah Pandemi, pungutan tetap terjadi

Bacaan Lainnya

Seperti di SMAN II Pringsewu misalnya, pihak sekolah masih menarik SPP kepada siswanya.

Keluhan ini disampaikan salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya, ia menyebutkan bahwa dari April – Juni, katanya tidak dilakukan penarikan iuran SPP, namun faktanya wali murid tetap diminta membayar

“Memang seharusnya gratis, tiga bulan itu, tapi saat saya mau ambil ijazah anak saya, itu tidak bisa, lantaran ada tunggakan pembayaran bulan Mei-Juni,” kata dia.

Menurutnya, pihak sekolah tetap memungut uang SPP meskipun sudah dijelaskan terkait adanya edaran dari Disdikbud itu

“Jadi awalnya saya mau ambil ijazah, terus kata pihak sekolah enggak bisa, lantaran ada tunggakan, jadi saya kasih penjelasan terkait Edaran Disdikbud, mereka tetap mengatakan harus dilunasi agar bisa diambil ijazahnya, ya sudah saya bayar aja, sekitar Rp.350 ribuan lah, ya saya sangat menyesalkan tindakan pihak sekolah,” kata dia.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kehumasan, Syaharuddin mewakili Kepala Sekolah SMA II Pringsewu Jumani membantah adanya pungutan SPP kepada murid-murid.

“Kalau pungutan iuran SPP, itu enggak ada, kita tak pernah meminta kepada wali murid melakukan pembayaran SPP, karena ada intruksi dari Disdikbud Provinsi Lampung, jadi itu tidak benar,” ucap dia.

Tetapi, lanjut dia, jika ada wali murid yang memang mau membayarkan iuran SPP kepada pihak sekolah, itu tidak dilarang, asalkan atas dasar sukarela.

“Kalau diminta itu enggak ada, tapi kalau ada yang mau bayar sukarela, itu ya kami tidak melarangnya, dan memang ada beberapa orang yang seperti itu,” ucap dia.

Saat ini, kata dia, pihak SMA II Pringsewu, sedang melakukan pengadaan sarana prasarana untuk proses belajar tatap muka, dan itu masih dilakukan bertahap.

“Karena banyak yang diperlukan untuk melakukan belajar tatap muka, jadi ini masih sedang dalam pemenuhan sarana-prasarana, seperti menyediakan tempat cuci tangan, alat termogan, dan beberapa perlengkapan lain, untuk berjalannya protokol kesehatan dalam proses belajar mengajar nantinya,” kata dia. (Toni)

Dibaca : 874 Kali
banner 300x250

Pos terkait