Sam Poo Kong Hadirkan Denada Meriahkan Imlek

  • Whatsapp
Kelenteng Sam Poo Kong Gedong Batu Simongan Semarang
Kelenteng Sam Poo Kong Gedong Batu Simongan Semarang

Semarang (SNC): Kelenteng agung Sam Poo Kong siap menggelar acara pesta rakyat untuk menyambut Sin Cia atau disebut hari raya Imlek yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2020.

Berbagai acara pesta rakyat kesenian Jawa dan Cina akan dihadirkan di kelenteng Sam poo Kong, seperti reok dan barongsai

Bacaan Lainnya

Bukan hanya itu Sam Poo Kong juga akan menghadirkan artis ibu kota dan lokal Denada dan Resya Lawang Sewu, yang akan menghipnotis mata pengunjung acara tersebut akan digelar selama dua hari mulai dari tanggal 24 – 25.

“Pesta rakyat akan dilaksanakan dari tanggal 24 sampai 25 puncak nya sendri pas hari raya imleknya kalau tanggal 24 itu akan dimulai seperti bazar maknan dan kesenian kesenian” Ujar Wahyu Tri Warno sebagai Mangemen Oprasional dan Risna Aghona Bisnes Great men. Saat di konfirmasi Reporter sakanews.com di ruang Kelenteng Sam Poo Kong Gedong Batu Simongan Semarang (13/01/2019).

lebih lanjut Wahyu menjelaskan saat perayaan Imlek juga akan diadakan arak-arakan yang di sebut Cheng Ho yang berarti perdamaian untuk menyambut kedatangan Dewa Dewa yang menjadi kepercayaan masyarakat Tionghua.

Dalam perayaan di Kleteng Sam Poo Kong masyarakat dapat membeli tiket seharga Rp 20.000 pada tanggal 14 dan 15 puncak nya sendri akan digelar pada tanggal 25 dari pukul 09.00 Wib sampai malam hari

Kelenteng Sam Poo Kong Gedong Batu Simongan Semarang

Dihimbau masyarakat dapat menghadiri acara satu tahunan tersebut karena pesta perayaan imlek tahun ini akan dibuat berbeda dengan membuat panggung besar, lain dari tahun tahun sebelum nya.

Dari pantauan Reporter sakanews.com
Klenteng Sam Poo Kong, pengunjung seolah diajak menjejakkan kaki di negeri tirai bambu. Pasalnya, bangunan yang ada di sana memberikan suasana layaknya di Cina.

Atap bersusun tiga atau dua dengan ujung runcing menjadi ciri khas klenteng ini. Warna merah mendominasi klenteng yang berlokasi di daerah Gedung Batu Semarang

Unsur oriental terlihat dari ornamen-ornamen yang dipasang pada bangunan klenteng. Lampion ikut digantungkan di langit-langit atap. Patung-patung dewa juga menghiasi areal klenteng ini.

Kaligrafi Cina terpahat di tiang penyangga bangunan. Pilar berbentuk lingkaran menopang megahnya bangunan klenteng. Hiolo atau tempat dupa juga ditaruh di klenteng ini.

Bangunan klenteng ini pertama kali dibangun pada tahun 1724. Renovasi yang berlangsung dari tahun 2002 hingga tahun 2005 berhasil menyulap fisik bangunan.

Bangunan yang semula terbuat dari dinding kayu, diubah menjadi dinding semen. (Rici)

Dibaca : 2.553 Kali
banner 300x250banner 300x250

Pos terkait