M. Nasir, Bupati, PPK dan 8 Kontraktor Ditangkap KPK

  • Whatsapp
Komisi Pemberantas Korupsi (KPK)
Komisi Pemberantas Korupsi (KPK)

Jakarta (SNC) : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan M. Nasir, bupati dan 8 kontraktor sebagai tersangka tindak pidana korupsi

Berdasarkan penghitungan sementara, KPK membeberkan jika seluruh tersangka telah merugikan negara sekitar Rp. 475 milyar, terhadap beberapa proyek jalan di Bengkalis, Riau

Bacaan Lainnya

 Proyek tersebut yakni peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, peningkatan Jalan Lingkar Pulau Bengkalis, pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri, pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri.

Kemudian, Peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis,  dan Jalan Duri-Sei Pakning multiyears tahun 2017-2019

“Berdasarkan hasil penghitungan sementara terhadap keempat proyek tersebut, diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara kurang-lebih sebesar total Rp 475 milyar,” ucap Ketua KPK Firli di gedung KPK, Jumat (17/1/2020)



Seluruh tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK yakni :

– Bupati Bengkalis Amril Mukminin,

– M. Nasir mantan Kadis PU Bengkalis

– Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias Aan,

– Hobby Siregar.

– Handoko selaku kontraktor.

– Melia Boentaran selaku kontraktor.

-Tirtha Ardhi Kazmi selaku pejabat pembuat komitmen.

-I Ketut Surbawa selaku kontraktor.

-Petrus Edy Susanto selaku kontraktor.

-Didiet Hadianto selaku kontraktor.

-Firjan Taufa selaku kontraktor.

-Viktor Sitorus selaku kontraktor, dan

-Suryadi Halim alias Tando selaku kontraktor.

Diketahui penetapan status para tersangka  terduga korupsi ini dilakukan setelah sebelumnya M.Nasir,  Hobby Sirehar, Makmur dan Bupati Bangkalis Riau telah lebih dulu menjalani proses hukum

Dimana saat itu M Nasir bersama Hobby Siregar dan Makmur ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi proyek peningkatan jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih, Bengkalis.

 Bupati Bengkalis Amril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait proyek pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis Rp 5,6 miliar

Dan dugaan suap Rp 2,5 miliar, sebagai mahar memuluskan anggaran proyek peningkatan jalan Duri-Sei Pakning multiyears tahun 2017-2019.

Selanjutnya hasil pengembangan lebih lanjut, KPK kembali menetapkan 10 tersangka lainnya untuk empat paket terakhir, yang diantaranya kembali melibatkan mantan Kadis PU, M.Nasir.

Saat ini para tersangka dikenai Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

“Kami sudah menemukan tersangka, khusus untuk empat paket terakhir ada 10 tersangka yang hari ini kami lanjutkan proses penyidikan,” kata Ketua KPK Firli, Jumat (17/1/2020). (red/detik.com)

Artikel ini telah terbit di detik.com dengan judul : KPK Tetapkan 10 Tersangka Baru Kasus Suap Proyek Jalan di Bengkalis

Dibaca : 1.729 Kali
banner 300x250banner 300x250

Pos terkait