Berhenti Merokok Malah Membuat sakit, Kenapa ?

  • Whatsapp

Sakanews (SNC) : Berhenti merokok malah membuat sakit bahkan tidak enak badan hal ini sering menjadi pertanyaan juga keluhan bagi perokok yang berusaha ingin berhenti tetapi khawatir .

Dikutif dari hellosehat.com, ternyata tanda-tanda tersebut justru baik bagi mereka yang mengalami ini, bahkan walaupun ada gejala batuk yang cukup panjang

Muat Lebih

Meskipun terlihat seperti sakit, ini menandakan bahwa paru-paru mulai memulih karena silia dalam saluran pernapasan bekerja kembali secara normal.

Silia, rambut kecil yang berbentuk seperti rambut halus, bertugas untuk mengeluarkan kotoran dan lendir untuk menjaga paru-paru tetap bersih. Merokok dalam jangka panjang dapat menganggu fungsi kerja silia dalam mencegah masuknya bakteri masuk ke saluran pernapasan.

Saat Anda tidak merokok, silia dapat berangsur bekerja secara normal mendorong endapan racun dalam bentuk lendir dan dikeluarkan melalui batuk.

Mungkin Anda terus berpikir berhenti merokok malah membuat Anda jadi sakit. Tenang saja, gejala batuk ini akan berangsur reda ketika Anda berhenti merokok selama setahun.

Gejala penarikan nikotin lainnya hampir menyerupai tanda flu. Kondisi ini biasanya diawali dengan demam, batuk-batuk, meriang atau tidak enak badan, batuk, dan pegal linu.

Hal tersebut memicu sistem imun memberikan respon yang sama saat seperti melawan bakteri atau virus, akibat ketidakhadiran nikotin dalam tubuh. Biasanya, flu ini hanya berlangsung 2 hari saja dan tubuh juga mampu beradaptasi lagi seperti sedia kala.

Melansir WebMD, tak hanya batuk dan flu, dalam beberapa kasus berhenti merokok juga menimbulkan sakit kepala berulang, sehingga menyebabkan nyeri pada area mata atau salah satu sisi kepala. Meski malah menimbulkan sakit, ini merupakan indikasi baik penarikan nikotin saat berhenti merokok.

Mengatasi penarikan nikotin saat berhenti merokok

Berhenti merokok tak hanya berpengaruh secara fisik, tetapi juga mempengaruhi secara psikologis. Misalnya, terjadi perubahan mood dan timbulnya godaan untuk kembali merokok. Meski berhenti merokok malah menimbulkan sakit, yakinlah bahwa ada efek baik untuk kesehatan Anda ke depannya.

Supaya visi Anda berhenti merokok tetap lancar, lakukan beberapa cara berikut untuk mengatasi gejala penarikan nikotin.

1. Konsumsi makanan sehat

Salah satu efek ketika Anda menghentikan asupan nikotin adalah meningkatnya nafsu makan. Banyak orang terjebak untuk mengonsumsi makanan yang enak, manis, dan cepat saji.

Namun, tetaplah untuk mengonsumsi makanan sehat dan berserat, untuk menghindari kenaikan berat badan berlebih.

2. Kelola stres secara sehat

Godaan merokok biasanya muncul ketika Anda sedang berada dalam kondisi stres dan tertekan. Tentu Anda tak ingin gejala penarikan nikotin yang menimbulkan efek sakit terulang kembali saat Anda memutuskan berhenti merokok, bukan?

Anda perlu mengelola stres dengan cara yang lebih sehat melalui yoga atau meditasi. Perlahan Anda akan terbiasa menghadapi stres dengan cara yang tenang.

3. Berolahraga

Berhenti merokok malah sakit? Anda tetap bisa mengatasi efek penarikan nikotin dengan cara berolahraga. Selain dapat menyehatkan organ tubuh lainnya, olahraga dapat menjadi pelarian Anda ketika godaan merokok datang.

Alihkan godaan merokok dengan berolahraga, misalnya jalan sehat, jogging, atau berenang. Rutin melakukan olahraga ini juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda selama masa penarikan nikotin.

(*)

Dibaca : 1.351 Kali
banner 300x250

Pos terkait