Antisipasi Bencana, Umroni Minta Pemda Segera Ambil Tindakan

  • Whatsapp
Kediaman salah satu anggota DPRD Pesawaran yang ikut terendam banjir tahun 2019
Kediaman salah satu anggota DPRD Pesawaran yang ikut terendam banjir tahun 2019

Pesawaran (SNC): Anggota DPRD Pesawaran Umroni meminta pemerintah daerah Kabupaten Pesawaran segera mengambil langkah serta tindakan, antisipasi bahaya bencana banjir dan tanah longsor di sungai Way Ratai,

Umroni menuturkan aliran sungai Way Ratai yang meliputi Kecamatan Padang Cermin dan Kecamatan Way Ratai, jika datang musim penghujan membuat masyarakat merasa was-was,

Muat Lebih

Itu karena beberapa tahun ini jika datang musim penghujan maka sungai way Ratai akan meluap dan merendam berapa desa.

Bahkan menurut dia, banjir bandang yang melanda daerah itu 2019 lalu telah menelan korban jiwa

“Nah, hal itu saya perlu sampaikan. lantaran masyarakat di tiga kecamatan yang merupakan daerah pilihan (Dapil 3) bila musim hujan akan terjadi banjir, terutama daerah sepanjang aliran Sungai Way Ratai, Kecamatan Way Ratai sampai ke Kecamatan Padang Cermin,”ujar dia

Menurut Umroni, prihal permintaan dalam penanganan bencana banjir tersebut, sebenarnya sudah sejak lama diajukan.

Pada saat digelarnya musrenbang kecamatan masyrakat meminta normalisasi dan perbaikan tanggung yang sudah jebol

” ya pada awal bulan Maret 2019. Kebetulan pada saat itu yang hadir Bupatinya. itu saya sampaikan di depan forum. Segera lakukan tindakan dari sekarang, mau kapan lagi,” jelas Umroni

Banjir melanda kecamatan Padang Cermin 2019

Titik pertama yang harus menjadi titik sentuh itu adalah di desa yaitu, Desa Padang Cermin, Dusun Tanjung Mas, Rawa Subur dan Rawa Tunggal

“Karena di tiga titik itu lebih dulu banjir dari pada yang lain,”paparnya dia Selasa (14/1/2020).

Terkait penanggulangan bencana ini, lanjutnya, hal terabut harus dijadikan prioritas yang diutamakan oleh pemerintah daerah

Ia menilai jika tidak ada tindakan maka bukan tidak mungkin bencana banjir dan tanah longsor akan terjadi kembali

“Saat ini cuaca akan memasuki musim penghujan, apalagi kita sudah melewati kemarau panjang. jadi tunggu apa lagi, kalau sudah mulai masuk musim penghujan semua bencana sudah nunggu semua. Jadi percuma kita sudah bangun jalan, bangun jembatan namun akhirnya tersapu banjir,”tuturnya.

Umroni menambahkan jika anggaran untuk normalisai Sungai di tahun 2020 telah dianggarakan sebesar Rp. 5 milyar, untuk itu ia mengharapkan agar Pemda Khusunya dinas PUPR dapat memprioritaskannya

” Juga kalau tidak salah untuk sudah dianggarkan sekitar Rp 5 miliar, saya meminta agar diprioritaskan untuk Kecamatan Padang Cerimin dan Way Ratay. Mudah-mudahan kedepan apa yang masyarakat takutkan tidak terjadi,”kata Umroni. (red/kie/nal)

Dibaca : 1.976 Kali
banner 300x250

Pos terkait