Mahasiswa Asal Malaysia dan Thailand Raih Best Paper ICITB IIB Darmajaya 2019

  • Whatsapp

Bandarlampung (SNC): Mahasiswa asal Malaysia dan Thailand meraih Best Paper 5th International Conference on Information Technology and Business (ICITB) 2019 Empowering Business with Technology and Challenges in Big Data di Ballroom Hotel Emersia, Rabu, (11/12/19).

Ridojalani dan Rusdee Chemoh menjadi best paper dalam topik ekonomi dan bisnis dengan judul Customer Preferences on Web Design Toward Online Food Delivery Business in Bandar Lampung Indonesia. 

Bacaan Lainnya

Sementara, paper berjudul Performance Analysis of The Local Salt Supply Chain in Pidie Regency, Aceh, Indonesia berasal dari Universitas Teuku Umar menjadi terbaik kedua

dan paper  berjudul Collaborative Governance Lampung Province Promotional Tourism Promotion Based on Digital Media berasal dari STMIK Pringsewu ditempat ketiga.

Untuk best paper topik Ilmu Komputer dan Teknologi diraih oleh Lendi Rahmadi dan Arif Prambayun dengan paper berjudul Design of Game Design Document as An Interactive Media to Introduce The Culture of Pagar Alam City. 

Kemudian terbaik kedua paper berjudul A Comparison of The Vector Space Model Method and Winnowing Algorithm to Measure the Similarity of Documents dari UPN Jawa Timur dan tempat ketiga diraih oleh STMIK Dian Cipta Cendekia dengan papernya berjudul Prediction of Coffee Price with Propagation Neural Network.

Sebelumnya, Wakil Rektor IV IIB Darmajaya, Prof. Dr. Ir Bustomi Rosadi, M.S. mengatakan bahwa kegiatan ICITB 2019, Empowering Business with Technology and Challenges in Big Data, menjadi komunikasi dan diskusi antar sivitas akademika dan stakeholder terkait dengan pengembangan model strategi inovasi di era disrupsi.

Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya sebagai salah satu perguruan tinggi menjadi basis aktivitas intelektual, sehingga perlu menjadi penggerak utama dalam pengembangan teknologi, khususnya di Lampung dan Indonesia umumnya. 

“IIB Darmajaya merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Lampung memiliki komitmen untuk meningkatkan kualitas penelitian terutama di era disrupsi teknologi ini,” kata dia.

Prof Bustomi menerangkan hasil-hasil riset dari sivitas akademika dan dunia penelitian yang dapat dijadikan sebagai sumber keunggulan bersaing berbasis inovasi ke dunia bisnis. 

“Hasil seminar internasional ini bisa memberikan pemahaman tentang disruption dan dampaknya terhadap kehidupan bisnis di Indonesia kepada sivitas akademika dan stakeholdernya,” ujarnya.

Sementara, Ilyas Ozer selaku pembicara menyampaikan bahwa teknologi saat ini sangat cepat berkembang. “Kapasitas dalam penyimpanan dari kilobyte, megabyte, gigabyte, terabyte hingga pentabyte saat ini tersedia,” ungkapnya.

Dengan kapasitas tersebut setiap orang dapat menggunakan data yang banyak dan berguna untuk masa depan.

 “Karena penggunaan Big Data dalam industri juga dilakukan tidak hanya untuk kepentingan pemerintah tetapi juga untuk dunia usaha saat ini,” ujarnya.

Ilyas menerangkan Big Data menjadi hal yang sangat penting dalam menentukan sebuah kebijakan ataupun keputusan.

“Dengan pengolahan yang akurat dan banyak data diolah menjadikan hasil keputusan terhadap suatu tindakan lebih akurat,” tandasnya.
 (red/darmajaya)

Dibaca : 458 Kali
banner 300x250

Pos terkait