Kampung Qur’an Bakal Berdiri di Kabupaten Pesawaran

  • Whatsapp
Konsep bangunan Kampung Qur'an yang akan dibangun di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran
Konsep bangunan Kampung Qur'an yang akan dibangun di Desa Bogorejo, Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran

Pesawaran (SNC):  Hanya tinggal hitungan hari lagi, Kabupaten Pesawaran bakal memiliki tempat wisata religi, sekaligus tempat menimba ilmu agama memahami tentang Alqur’an

Tempat tersebut akan dinamai “Kampung Qur’an” yang akan dipusatkan di Desa Bogorejo  berbatasan langsung dengan Desa Sukaraja Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran 

Muat Lebih

Menurut Ketua Yayasan, Iqbal Abdul Aziz, gagasan didirikannya Kampung Quran ini diawali dengan kedatangan beberapa orang asal Provinsi Bengkulu  2017 lalu yang ingin belajar membaca Al – Quran menemui pihaknya

Namun lantaran tidak ada tempat untuk menginap ketika itu, sehingga akhirnya pihaknya yang datang ke Bengkulu untuk memberi pelajaran membaca Al – Qur’an.

“Peletakan batu pertama akan kita dilaksanakan, Rabu (18/12/2019) nanti. Kampung Quran ini didirikan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat, untuk belajar dan mendalami tentang Alquran, ” ungkap Ketua Yayasan, Iqbal Abdul Aziz, Senin (16/12/2019)

Iqbal Abdul Aziz menilai, bahwa ditengah perkembangan zaman saat ini cukup prihatin memang masih banyak masyarakat belum bisa membaca Alquran,

Bahkan jutaan orang bisa dikatakan buta Al -Qur’an dan terjemahannya

Berdirinya kampung Quran ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada seluruh umat

Hingga pada akhirnya tahun 2025 kelak kampung Qur’an turut andil mengentaskan buta Alquran

Iqbal Abdul Aziz  melanjutkan dalam perjalanannya nanti kampung Quran ini juga akan memunculkan ikon seperti tanaman Kurma. 

Pihaknya telah mengkonsep sebanyak 200 batang kurma  bakal ditanam diareal kampung itu.

Selain itu setiap KK juga akan diberikan bibit kurma, sehingga pada massanya akan panen kurma secara bersamaan

Bibit kurma ini menurut dia didatangkan dari negara Thailand, pihaknya telah bekerjasama dengan  penggiat kurma di negeri gajah putih tersebut.

Berdasarkan uji coba, bibit kurma tersebut dapat ditanam di wilayah Pesawaran  dengan masa panen 3-4 tahun

” Insyaallah 4 tahun kemudian kita panen kurma,” ujarnya

“Saya berharap rekan rekan media bisa menjembatani sehingga masyarakat dapat mengetahui tujuan dari yayasan yang akan kami resmikan. Masyarakat kita masih banyak yang buta Quran bahkan jutaan  orang masih  buta Al -Qur’an dan terjemahannya,” ujarnya lagi. (red)

Dibaca : 4.256 Kali
banner 300x250

Pos terkait