Supriyanto Meninggal Setelah Diumumkan Menang Pilkades

  • Whatsapp
Ilustrasi
Ilustrasi

Jawa Tengah (SNC): Maut tak ada yang tahu kapan datangnya, dalam kondisi apapun jika ajal telah tiba kematian tidak dapat ditolak, seperti kejadian pilu di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah, baru saja diumumkan sebagai pemenang Pilkades justru meninggal dunia

Adalah Supriyanto (alm), calon kepala desa yang berhasil mengantongi suara terbanyak dan diumumkan sebagai pemenang, meninggal dunia tidak lama setelah dia diumumkan terpilih sebagai Kepala Desa 

Muat Lebih

Kejadian ini membuat masyarakat ramai. Korban sempat dievakuasi ke Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, namun sayang ketika sampai di rumah sakit korban sudah meninggal dunia.

Supriyanto meninggal pada Selasa (26/11/2019) pukul 07.30 WIB. Sebelumnya korban sempat mengeluh dadanya nyeri disertai keringat dingin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kudus Adi Sadhono Murwanto mengatakan, dengan meninggalnya korban, pemerintahan desa selama dua tahun kedepan akan diisi oleh PNS

“Selanjutnya sesuai aturan ketika ada calon kades terpilih yang meninggal sebelum dilantik, maka akan digelar Pilkades ulang pada tahun 2022 bersamaan dengan desa lainnya. Sebelumnya juga ada satu desa yang batal menyelenggarakan Pilkades 2019 karena pendaftarnya yang melengkapi berkas hanya satu orang sehingga ditunda tahun 2022,” kata dia dikutip dari Antara.

Peristiwa meninggalnya calon kepala desa terpilih sebelum dilantik merupakan kasus pertama terjadi,   
 

Kabupaten Kudus melaksanakan Pilkades serentak 2019 di 115 desa dari rencana sebelumnya di 116 desa. (*)

BACA JUGA :  Banjarnegeri Way Lima Pesawaran Telan Korban, Alami Tiga Tusukan

Artikel ini juga telah terbit di, Merdeka.comDl dengan judul: Terpilih Jadi Kades, Supriyanto Keringat Dingin dan Meninggal Dunia

banner 300x250

Pos terkait