DPRD Soroti Sosok Mayat di Pt Gremer Negeri Katon, Ternyata Kecelakaan Kerja 

  • Whatsapp

Pesawaran (SNC):  Sesosok mayat laki -laki berusia senja terbujur kaku di PT. Gremer Desa Lumbirejo Kecamatan Negeri Katon Kabupaten Pesawaran, Sabtu (9/11/2019) lalu, saat ini menjadi sorotan DPRD kabupaten setempat

Mayat laki-laki yang belakangan diketahui bernama Jumain Bin Saji ( 85 thn ) ternyata bukanlah seorang petani yang sebelumnya sempat dihembuskan-hembuskan , melainkan salah satu pekerja di PT Gremer.

Muat Lebih

Korban  meninggal dunia saat tengah bekerja, ia ditemukan oleh dua orang saksi yakni Sarjono (operator genset) dan Saibani seorang Satpam

Kebenaran korban merupakan salah satu pemerja ini diketahui dalam inspeksi mendadak (sidak) komisi I DPRD, di perusahaan pengolahan tambang batu marmer yang terletak di Dusun Puji Waloyo, Desa Lumbir Rejo tersebut

Ketua Komisi I DPRD Pesawaran, Yusak menuturkan bahwa PT Gremer ini merupakan satu diantara 113 perusahaan yang ada di Pesawaran,

Namun cukup disayangkan pihak perusahaan dinilai lalai memperhatikan keselamatan para pekerjanya, hingga menyebabkan salah seorang pekerjanya merenggang nyawa

” Jumani (korban) meninggal dalam keadaan terlungkup di lantai sementara ada luka dibagian mukanya. Apa ia ini bukan kecelakaan seperti yang dikatakan oleh Kepala Tenaga Tehnik, Jumani (24) kepada kami saat melakukan sidak,”kata Yusak kepada media, Senin (11/11/2019)

Sidak tersebut  didampingi oleh para anggota Komisi lainnya seperti Rohman, Rohimah, Agung Praitiya,dan  Nur salah satu staf komisi I DPRD .

Korban (Jumain) diketahui bekerja sebagai operator perusahaan, ia ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 06.30 Wib, hari Sabtu (9/10)

Yuzak menilai perusahaan telah menyalahi aturan terkait sefty atau keselamatan kerja, dengan tidak memperhatikan pentingnya para pekerja diberikan alat pelindung diri (APD).

“Kami berharap pihak pemerintahan yang menangani soal pertambangan harus ditinjau kembali soal perizinannya, dan kalau nantinya memang terbukti bahwa tenaga kerja disini tidak menggunakan alat pelindung diri l, diharapkan untuk sementara izinnya dicabut sampai pihak perusahaan melengkapi ketentuannya,”kata Yusak lagi

Sementara itu Kepala Tenaga Teknik, Jumani saat di konfirmasi menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan kecelakaan semata.

“Kalau korban di visum itu tidak, dan dari pihak keluarga juga mengatakan bahwa korban saat bekerja dalam keadaan sakit,” singkat Jumani. (Nal)

BACA JUGA : Terbujur Kaku, Jumain Ditemukan Meninggal di PT. Gremer Negeri Katon

banner 300x250

Pos terkait