Bekali Kemampuan Mahasiswa,UBL Gandeng GMF Aero Asia

  • Whatsapp

Bandarlampung (SNC): Universitas Bandar Lampung memberikan keahlian bagi para mahasiswa dibidang pengetahuan dan keterampilan (hardskill) dan perilaku atau kepribadian (softskill) dalam bentuk pendidikan non konvensional khususnya yang berkaitan dengan bidang penerbangan berupa kerja praktik dan magang.
 

Tak tanggung untuk program ini UBL menggandeng PT. Garuda Maintenance Facility (GMF) Aero Asia Tbk. 

Muat Lebih

Keduanya menjalin Kerja Sama (PKS) yang dilakukan oleh Wakil Rektor I UBL, Hery Riyanto diwakili oleh Dekan Fakultas Ilmu Komputer, Ahmad Cucus didampingi oleh dosen Riza Muhida, dan Muhammad Riza dengan Direktur PT GMF Aero Asia Tbk, Asep Kurnia yang diwakili oleh Kepala Divisi Innovation & Digital Transformation,Firman Akasah bertempat di kantor pusat PT GMF Aero Asia Tbk, Tangerang, Rabu 27/11/2019.

Bagi  UBL, kesepakatan tersebut selaras dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi mengenai kerjasama bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. 

“UBL menggandeng PT GMF Aero Asia Tbk dengan tujuan kerjasama dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, pelatihan, penelitian, pengembangan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, kerja praktik atau magang industri, rekrutmen dan bidang-bidang lain yang dipandang perlu dan disepakati oleh para pihak,” jelas Riza Muhida.

Diketahui PT. GMF Aero Asia Tbk adalah perusahaan BUMN yang bergerak dalam bidang Industri jasa perawatan, reparasi, dan overhaul pesawat terbang yang memiliki sarana dan prasarana serta keahlian di bidang perawatan pesawat terbang. 

Pihak UBL berharap dengan adanya kerja sama ini akan meningkatkan kualitas dan pengalaman mahasiswa UBL dan  terjalinnya sinergi triple helix yang kuat antara dunia Industri dan perguruan tinggi.

Sebagai bentuk aplikasi pelaksanaan kegiatan ini, UBL menyiapkan mahasiswa dari program studi Teknik Mesin dan Fakultas Ilmu Komputer, untuk mengikuti magang, kerja praktek dan penelitian yang dibimbing dari tenaga ahli PT GMF AeroAsia Tbk 

“Agar bisa didapatkan hasil luaran riset yang aplikatif yang sesuai dengan kebutuhan dalam bidang industri jasa perawatan, reparasi, dan overhaul pesawat terbang selain mendapatkan pengalaman langsung di bidang industri,” ujarnya. (red/rl/ubl)

banner 300x250

Pos terkait