Kematian Mursal Buat Keluarga Terpukul, ingin Pelaku Ditangkap Secepatnya

  • Whatsapp
Penuh harap Arison (37) adik kandung korban, minta Polres Pesawaran tangkap dan adili pelaku penusuk Mursal secepatnya
Penuh harap Arison (37) adik kandung korban, minta Polres Pesawaran tangkap dan adili pelaku penusuk Mursal secepatnya
banner 468x60


Pesawaran (SNC): Kematian Mursal korban penikaman pasca Pilkades di Desa Banjar Negeri Kecamatan Way Lima Kabupaten Pesawaran membuat keluarga sangat terpukul. 

Terlebih lagi sang istri dan anak korban, harus ditinggal pergi untuk selama-lamanya

Muat Lebih

banner 300x250

Sang istri kehilangan sosok sang suami, sedangkan anak-anaknya kehilangan sosok ayah, yang setiap hari memberi nafkah lahir dan kasih sayang meskipun hanya bekerja sebagai buruh tani

“Saya menilai Kinerja aparat kepolisian dari Polres Pesawaran lambat menangkap pelaku penusuk abang kami, karena dari kejadian sampai hari ini sudah hampir satu minggu, pelaku belum juga tertangkap,” ungkap Arison (37) adik kandung korban, jum’at (25/10/19).

Meskipun begitu keluarga saat ini tetap berharap kepolisian Polres Kabupaten Pesawaran dapat menangkap pelaku dan memberikan hukuman yang setimpal secepatnya  

Arison mengungkapkan, jika bicara emosi pihaknya sebagai keluarga besar korban sangat emosi dan terpukul dengan kejadian tersebut,

Namun dengan penuh pertimbangan, pihaknya menyerahkan permasalahan ini kepada aparat penegak hukum.

“Saat ini negara kita negara hukum, kalau jaman dulu mungkin kami sudah menggunakan hukum rimba, maka dari itu kami masih menghargai aparat kepolisian,” ungkap Arison (37) adik kandung korban, Jum’at (25/10/19).

Ia berharap kepada aparat kepolisian, khusus nya Polda Lampung, agar segera menangkap pelaku penusukan itu, untuk dapat dihukum seberat-beratnya

“Saya mewakili keluarga besar, agar aparat kepolisian segera melakukan penangkapan terhadap pelaku penusukan abang saya yang mengakibatkan meninggal dunia dan pelaku dapat dihukum setimpal dengan perbuatan nya,” harap Arison lagi.

Korban Mursal disemayamkan di Kampung halamannya Desa Banjar Manis, Gisting Tanggamus

Almarhum meninggal setelah sempat mendapat penanganan serius di Rumah Sakit Umum Abdul Moeloek Bandar Lampung, akibat tiga luka tusuk diperut dan dada kanan

Almarhum meninggalkan satu orang istri dan tiga orang anak.

Sehari-hari beliau dikenal membaur dengan masyarakat, dengan pekerjaan sebagai buruh tani. 

Pj Kepala Pekon Banjar Manis, Dardi mengatakan, dalam kesehariannya Mursal dikenal bermasyarakat dan selalu aktif jika ada gotong royong 

Sedangkan Istrinya hanyalah seorang ibu rumah tangga. Hasil buruh tani itulah yang digunakan untuk menghidupi istri dan kedua anaknya , yang kini masih sekolah SMK , SD, dan yang bungsu masih sekolah Paud.

Facebook Comments
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60