Pemkab Harapkan Aparatur Desa Minimal Berpendidikan SMA Sederajat

  • Whatsapp
banner 468x60
Pesawaran
(SNC): Semakin meningkatnya penggunaan anggaran dana desa, Pemerintah Kabupaten
Pesawaran meminta kepada seluruh desa dapat menerapkan peraturan  aparatur desa minimal berpendidikan SMA sederat. 
Kasi
Pengelola Keungan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa
Kabupaten Pesawaran Heru Mulyawan diruang kerjanya, menjelaskan bahwa sumber daya
manusia (SDM) yang berada diperangkat desa semestinya harus memiliki kemampuan
untuk mengelola dana desa. Minimal aparatur atau perangkat desa memiliki
pendidikan akhir tingkat SLTA.
“Semakin
meningkatnya dana desa ini semestinya diimbangi dengan SDM yang ada. Karena dalam
penggunaanya ini harus orang-orang yang memang paham tentang dana desa. Agar dalam
pelaksanaanya tidak bermasalah dan berjalan optimal,” jelasnya, Selasa
(11/4/2017).
Menurutnya,
tentang pendidikan terakhir seorang perangkat desa sudah diatur dalam Pasal 50
ayat 1 Undang-undang RI No 6 tahun 2014. Dalam aturan ini kata dia, jelas bahwa
perangkat desa minimal menamatkan pendidikan sampai tingkat SLTA.
 “Itu
tertuang dalam Pasal 50 ayat (1) Undang – undang Repulik Indonesia Nomor 6
Tahun 2014 tentang Desa menyebutkan, perangkat desa harus berpendidikan paling
rendah tamatan sekolah menengah umum atau sederajat, dan kita juga sudah ada
Peraturan Bupatinya,” ujarnya. 

Ia
mengaku sejauh ini telah melakukan sosialisasi tentang aturan pendidikan
terakhir  perangkat  desa. “Kita sudah sering sosialisasikan,
bahwa aparatur desa harus berpendidikan minimal SMA sederajat dan usia maksimal
42 tahun,” akunya. (ktr/snc)
Facebook Comments

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60