Kegembiraan SDN 20 Peringati Hari Kartini

  • Whatsapp
banner 468x60

Pesawaran (SNC): Tanggal 21 April merupakan hari yang istimewa untuk bangsa Indonesia. Pada tanggal tersebut, salah satu pahlawan nasional yang merupakan pengerak emanisipasi wanita dalam dunia pendidikan, Raden Ajeng Kartini dilahirkan Tanggal lahirnya pun diperingati sebagai Hari Kartini.

Untuk memperingati hari tesebut, SDN 20 Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran menggelar kegiatan lomba kreatifitas anak. Bertemakan “Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Daya Kreatifitas Imajinasi dan Amansipasi Anak Bangsa”, kegiatan ini diinisiatori  para dewan guru dan para siswa.

Muat Lebih

banner 300x250

Zenab menjelaskan, lomba yang diadakan diantaranya lomba-lomba yaitu lomba fashion show pakaian adat untuk anak kelas 1 hingga 3, serta lomba pembacaan puisi untuk kelas 4 dan drama dengan judul Cinderella untuk kelas 6.

 “Harapannya dengan adanya penghargaan dan lomba ini, maka akan memacu anak-anak untuk lebih menyukai literasi serta menanamkan rasa nasionalisme sejak dini, dan pada hari ini guru-guru juga diwajibkan memakai pakaian adat daerah ataupun batik, untuk mencontohkan kepada anak-anak agar memiliki rasa cinta tanah air mereka,” ujarnya,Sabtu (22/4/2017).

Disamping itu juga, kata Zenab, kegiatan tersebut merupakan salah satu dari pengarahan dan metode pembelajaran kepada siswa SDN 20 Gedongtatan untuk lebih mengenal  sosok pahlawan nasional dalam hal emanispasi.

“Kami berharap siswa dan siswi SDN 20 Gedongtataan bisa mengambil manfaat dari kegiatan ini dan lebih mengenal budaya yang ada di Indonesia,” jelasnya.

Dikatakan Zenab, adanya acara di Hari Kartini ini tidak lepas dari peranan orangtua siswa yang ikut mendukung, sehingga para orang tua pun hadir melihat langsung kreatifitas dan keberanian melatih mental anak-anak didik.

 “Karena memajukan dunia pendidikan tidak hanya peran dari sekolah saja. Tetapi, juga dari orangtua siswa. Denganharapan keteladanan Kartini yang ada di masa lalu, tumbuh di generasi sekarang untuk menumbuhkan bangsa dan negara,”ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan wali kelas II, Noni menuturkan, ide mengenakan pakaian adat oleh para siswa pada peringatan Hari Kartini ini justru muncul dari para siswa dan didukung oleh para dewan guru serta kepala sekolah. Keanekaragaman pakaian adat Nusantara juga dipilih oleh masing-masing siswa.

“Anak-anak itu ingin turut menghormati menghargai perjuanan RA Kartini,” kata Wali Kelas II ini yang juga panitia pada acara Hari Kartini.

Antusiasme para siswa dalam memperingati ini sangat terasa. Para bocah ini tanpa imut mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah, seperti Jawa, Lampung dan beberapa derah lainnya.

Namun ada juga siswa tidak memakai pakaian adat, akan tetapi  tidak dipaksa, pihak sekolah memaklumi itu karena untuk berhias sedikit atau banyak, orang tua harus mengeluarkan biaya untuk pakaian tersebut.

 “Anak-anak juga semangat mengikuti lomba drama dengan tema Cinderella, puisi dan lebih lucu lagu saat anak-anak melenggak lenggok saat digelarnya perlombaan fashion show,”tandasnya

Salah satu siswa kelas II, Aurell (8) dengan malu-malu mengaku senang dapat memperingati Hari Kartini di sekolahnya. “Senang sekali, Kartini adalah sosok pahlawan yang menjadi panutan. Melihat perjuangannya saya akan semangat belajar sampai pintar agar seperti sosok ibu Kartini,”katanya.

Ungkapan serupa disampaikan teman sekelasnya, Maya (10). “ Terima kasih bu, pengabdian ibu kepada Negara ini sangat menginspirasi,” pungkasnya. (KTR-Zaenal)

Facebook Comments
banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60