Ketua PKK Pesawaran Berikan Bantuan Korban Tenggelam

  • Whatsapp
banner 468x60
Pesawaran (SNC) – Tim Penggerak PKK
Kabupaten Pesawaran memberikan bantuan kepada keluarga korban bocah tenggelam
di sungai Way Semah Beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut diserahkan kepada
orang tua kedua korban, Minggu (13/2/2017) kemarin,

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi  mengatakan pihaknya turut berbela sungkawa
atas musibah meninggalnya kedua siswa sekolah dasar tersebut yang diakibatkan
tenggelam disungai Waysemah beberaoa waktu lalu. Salain itu, Nanda memberikan
bantuan untuk meringankan beban terhadap kedua orang tua korban.

“Bantuan yang diberikan ini bertujuan untuk 
meringankan beban kedua orang tua korban dan sekaligus sebagai bentuk bela
sungkawa dari TP PKK beserta anggotanya terhadap musibah yang menimpa keluarga
korban dari dua orang siswi SDN 40 Gedongtataan, Kabupaten Pesawaran,” jelasnya.

Menurutnya, keluarga korban harus dapat menerima dengan sabar
terhadap musibah yang dialami, yang mengakibatkan hilangnya dua nyawa bocah
yang tenggelam. “Yang jelas, kita ikut berbelasungkawa dan ingin menghibur
agar keluarga dari kedua anak yang terkena musibah, dapat bersabar serta
mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban mereka,”
ujarnya.

Ia pun meminta, agar musibah tenggelamnya dua siswi di dusun
Penengahan desa Gedongtataan ini, jangan sampai terulang kembali. Dia juga
menghimbau kepada warga sekitar, agar lebih waspada dalam menjaga buah hatinya,
khususnya anak-anak yang masih kecil.

“Kejadian ini menjadi pengalaman penting bagi kita,
khususnya bagi kita para orang tua. Agar dapat lebih waspada dalam menjaga
anak-anak kita, sebagai generasi penerus bangsa,” imbaunya.

Ia juga mengharapkan bahwa, agar steakholder terkait, khususnya
aparat desa setempat, untuk dapat memasang plang tanda bahaya disepanjang
aliran sungai yang melintas didesa tersebut. Sebagai peringatan bagi warga dan
orang tua yang lain, agar kejadian ini tidak terulang kembali.

“Tidak hanya di desa ini saja, tetapi juga didaerah-daerah
yang dianggap bahaya, agar diberi tanda peringatan. Khususnya didaerah-daerah
aliran sungai yang ada dikabupaten Pesawaran ini,” ujarnya.. 

Diberitakan sebelumnya, Sungai Way Semah Dusun Penengahan Desa
Gedongtataan Kabupaten Pesawaran merenggut nyawa dua siswi yang masih duduk
dibangku kelas dua Sekolah Dasar Negeri Penengahan sekitar pukul 13.30 WIB
Selasa (7/2). Kedua korban adalah Intan Nuraini Binti Legimin (9) dan Anisa
Binti Feri Hadi (9). (KTR/SNC)

Facebook Comments

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60